Dilarang Dijual Sementara Oleh Kemenkes, Ini 6 Obat Sirup yang Paling Sering Dibeli di Apotek

Selamat datang Edison Avenue di Portal Ini!

Edison Avenue – Kementerian Kesehatan Indonesia (Kemenkes) telah mengeluarkan instruksi kepada seluruh apotek untuk menghentikan sementara penjualan obat beracun. Hal ini dilakukan menanggapi dugaan belakangan ini bahwa penggunaan sirup parasetamol disebut dapat menyebabkan gangguan ginjal serius pada anak. Dilarang Dijual Sementara Oleh Kemenkes, Ini 6 Obat Sirup yang Paling Sering Dibeli di Apotek

Perintah larangan penggunaan tarian ini tertuang dalam seri (SE) Kementerian Kesehatan Nomor SR.01.05/III/3461/2022. Dia mengklarifikasi bahwa apotek akan dilarang sementara menjual sirup obat di dalam negeri jika ada kasus penyakit.

“Setiap apotek untuk sementara tidak menjual obat bebas dan/atau membatasi obat bebas seperti gula kepada masyarakat sampai ada pengumuman resmi dari Pemerintah sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan,” tulis Kementerian. . SE Health ditemukan Edison Avenue, Rabu (19/10/2022).

Penggunaan dan penjualan sendok ini kini dilarang. Pasalnya, para orang tua kerap menggunakan jus manis untuk mengobati anaknya yang sakit. Prabowo Sentil RI Masih Kekurangan Dokter, ‘Sekrisis’ Apa? Cek Faktanya

Jika tidak, orang tua akan mudah menemukan sirup obat di berbagai apotek. Di bawah ini daftar sirup obat yang biasa dijual di apotek. Pencitraan medis. [Envato]

1. Sirup Parasetamol Sanmol

Sirup Sannol Paracetamol merupakan produk yang sering dibeli orang tua saat anaknya sakit. Obat ini biasanya digunakan jika anak mengalami demam atau menggigil setelah disuntik. Menurut resepnya, jenis ini biasanya diminum 3-4 kali sehari.

2. Tempra Parasetamol

Sirup toko obat yang paling umum tersedia adalah Tempra Paracetamol. Obat ini mengandung bahan aktif paracetamol yang dapat menurunkan demam saat demam. Selain itu, obat ini juga sering digunakan untuk meredakan nyeri akibat pertumbuhan gigi. Jangan melebihi 5 kali sehari setelah makan.

3. Panadol Anak

Panadol Anak merupakan antibiotik yang sering dibeli di apotek. Obat ini sering digunakan sebagai pereda nyeri, penurun demam, sakit gigi, dan growth spurt. Panadol Anak-anak bebas alkohol. Obat ini diminum tidak lebih dari 5 kali sehari dengan selang waktu 4 jam.

4. Sirup Pamol

Sirup pamol mengandung parasetamol yang diduga efektif mengatasi demam tinggi. Namun penggunaan obat ini tidak boleh berlebihan karena dapat menyebabkan diare, mual, muntah, dan sakit perut.

5. Sirup termorex Dilarang Dijual Sementara Oleh Kemenkes, Ini 6 Obat Sirup yang Paling Sering Dibeli di Apotek

Sirup Termorex mengandung paracetamol yang dipercaya dapat menurunkan demam pada anak. Biasanya satu sendok makan untuk makan dan ditujukan untuk anak usia 1-2 tahun.

6.Hufagripp TMP

Obat ini mengandung ibuprofen yang dipercaya efektif menurunkan demam pada anak. Sebaliknya, penggunaan obat ini diperkirakan dapat meredakan nyeri sedang, sakit gigi, dan sakit kepala. Obat ini digunakan 3-4 kali sehari tergantung usia anak.

Ini adalah obat yang biasanya dibeli di apotek. Namun karena menari ditengarai menjadi penyebab masalah ginjal yang serius, Kementerian Kesehatan menyarankan untuk tidak mengonsumsinya untuk saat ini.