Israel Kembalikan 100 Jenazah Warga Gaza, Ada yang Sudah Tak Utuh

Jakarta –

Otoritas Palestina menggelar pemakaman massal jenazah 100 warga Gaza yang diculik Israel. Jenazah dimakamkan di selatan kota Rafah sebelum dikuburkan di pasir.

Para pejabat Palestina mengatakan jenazah-jenazah tersebut adalah korban perang dan digali ketika pasukan Israel menerobos Gaza. Israel belum mengomentari penyerahan tersebut atau mengatakan akan ada jenazah yang digali.

“Mereka dimakamkan secara anonim sesuai syariat Islam. Kami tidak tahu di mana mereka terluka atau nama mereka,” kata Abu Taha, seorang dokter di lokasi kejadian, seperti dikutip Dawn Page, Kamis (1/2/2024). .

Foto jenazah diambil sebelum dimakamkan. Abu Taha mengatakan tujuannya adalah untuk mendokumentasikan luka-luka para korban.

Insya Allah tes DNA dan tes lainnya akan dilakukan setelah perang usai, namun saat ini sangat sulit melakukan tes yang diperlukan untuk mengidentifikasi nama dan identitas para korban, kata Abu Taha.

Paramedis mengkonfirmasi mereka menemukan 100 mayat. Ini termasuk “bangkai utuh, setengah bangkai dan bagian tubuh”.

Para pejabat Palestina mengatakan jenazah-jenazah tersebut dibawa ke penyeberangan Keram Shalom yang dikuasai Israel antara Israel dan Gaza.

Jenazah tersebut tiba di lapangan terbuka di Rafah, di mana para pekerja dan petugas medis menunggu di samping barisan panjang kuburan yang baru digali. Jenazah yang dibungkus plastik biru diangkut dengan truk berpendingin.

Sejak itu, banyak warga Gaza terpaksa mengungsi ke selatan, termasuk Rafah.

Di antara kerumunan tersebut terdapat seorang warga bernama Isa Abu Sarhan yang berusaha mencari putranya di antara jenazah.

“Saya sedang mencari anak saya, mungkin dia termasuk di antara mereka, bisa juga tidak,” kata Issa.

“Saya menguburkan anak saya di pemakaman al-Nimsawi di Khan Yunis (Gaza selatan) dan saya mendengar bahwa orang-orang Yahudi mengambil jenazah dari kuburan, jadi saya datang ke sini ketika saya mendengar bahwa jenazah dibawa untuk mencari anak saya,” dia berkata. menyimpulkan. Tonton video “WHO mengungkap keadaan rumah sakit Nasser di Gaza meski ada kekurangan” (sao/kna)

Prabowo Sentil RI Masih Kekurangan Dokter, ‘Sekrisis’ Apa? Cek Faktanya

Jakarta –

Jika terpilih, Prabowo Subianto akan mempercepat produksi dokter di Indonesia dengan membuka lebih banyak pabrik medis. Dari 92 pabrik kesehatan menjadi 300 FK.

Pernyataan calon presiden nomor urut 02 tersebut tidak sepenuhnya benar. Jika dilihat dari standar ideal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) yaitu satu dokter per seribu penduduk dengan kondisi saat ini di Indonesia, kekurangannya ‘hanya’ 90 ribu karena saat ini terdapat lebih dari 180 ribu dokter umum.

Ketua Umum Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dr Adib Khomeidi juga menegaskan, pemerintah menambah persyaratan sebanyak 15 FK yang dinilai cukup untuk menambah ‘kekurangan’ SDM di fasilitas kesehatan dalam tiga tahun ke depan. . tahun

“Nah, kalau kita bicara produktivitas, ya kita bicara diagnosisnya dulu. Lalu apakah kita membutuhkan banyak dokter di setiap wilayah Indonesia?” Karena kalau bicara 270 ribu dokter dengan jumlah penduduk 270 juta jiwa. , nyatanya saat ini kita hanya kurang dari 90 ribu saja. Bukan 140 ribu,” tegasnya saat ditemui detikcom di Gedung Transmedia, Minggu (4/2/2024).

“Tapi nanti kita lihat pertumbuhan penduduknya, pertumbuhan penduduk dengan 92 lulusan FK kita punya 12 ribu lulusan per tahun, kalau benar kita tambah 15 per tahun kita bisa naik menjadi sekitar 14 ribu per tahun dan 92 Plus dengan harga FK 15, kita sudah bisa “menjawab kebutuhan dokter dalam tiga tahun ke depan,” lanjutnya.

Alih-alih fokus pada persoalan lain, Dr Adib malah fokus pada produksi dokter, dengan mengatakan bahwa semua calon dokter tidak diikutsertakan dalam manajemen tenaga kesehatan, distribusi dokter, dan strategi kesejahteraan dokter ketika dilantik. daerah terpencil.

Berikutnya: Komentar IDI dan Kemenkes tentang 300 FK

(naf/naf)

Akses Layanan Onkologi dan Kedokteran Nuklir di Indonesia Makin Berkembang Untuk Pasien Kanker

Edison Avenue – Kanker merupakan salah satu masalah kesehatan terbesar di Indonesia dan menjadi penyebab kematian kedua setelah penyakit kardiovaskular. Pada tahun 2019, Indonesia menduduki peringkat ke-8 angka kejadian kanker tertinggi di Asia Tenggara.

Faktanya, 43 persen kematian akibat kanker tidak akan terjadi jika pasien melakukan pemeriksaan dini secara rutin dan menghindari faktor risiko penyebab kanker. Untuk lebih mendukung masyarakat dalam hal ini, Rumah Sakit Murni Daegu bermitra dengan GE Healthcare Indonesia untuk fokus pada solusi onkologi (kanker) dan kedokteran nuklir di Indonesia.

Presiden PT Murni Sadar Tbk (MTMH), Dr. Dr. Mutiara, MHA, MKT, mengatakan layanan kedokteran nuklir saat ini merupakan teknologi terkini dalam pengobatan kanker. Foto dokter dan staf medis. (Unsplash/Institut Kanker Nasional)

Saat konferensi pers, Selasa (18/10/2022/), beliau mengatakan, “Radiologi kedokteran nuklir adalah bidang radiologi yang menggunakan energi nuklir untuk mengobati kanker, mengevaluasi fungsi organ, dan menggunakan energi radiasi terbuka untuk mendiagnosis dan mengobati penyakit. ).

Perawatan tersebut, lanjutnya, memadukan dua konsep teknologi: radiologi dan energi nuklir. Dalam pengobatan kanker, radiografi berperan penting dalam mendeteksi dan memetakan lokasi dan penyebaran sel kanker.

Pada saat yang sama, panas sungai berperan sebagai pembawa obat untuk membunuh sel kanker di area target tertentu dan aman digunakan dalam dosis kecil.

Kemudian, RS Murni Teguh akan menawarkan solusi teknologi pencitraan berbasis pencitraan molekuler, PET CT dan teknologi nuklir terkini, sehingga bagi yang membutuhkan tidak perlu menunggu lama di rumah sakit pemerintah, bahkan di luar negeri.

GE Healthcare akan terus mendukung RS Murni Tegu dalam pengembangan layanan kedokteran nuklir, radiologi, angiografi, USG, anestesi, dan pemantauan pasien.

Tidak hanya itu saja, Dr. Mutiara juga mengatakan melalui kerja sama ini, GE Healthcare akan mendatangkan ahli pelatihan medis sumber daya manusia (SDM) ke RS Murni Tegu.

Dengan cara ini, para dokter di Rumah Sakit “Murni-Taegu” berharap dapat melayani pasien dengan lebih baik.

“Mereka tidak hanya berjanji memberikan teknologi yang baik tetapi juga mendatangkan tenaga ahli untuk melatih SDM dokter kita sehingga kita memiliki SDM dokter yang cukup kuat untuk melayani kita dengan lebih baik,” pungkas Mutiara.

Mengenal Jenis Kanker Tenggorokan, Gejala, dan Penyebabnya

Jakarta –

Kanker adalah salah satu penyakit paling mematikan di dunia. Ada banyak jenis kanker yang bisa menyerang manusia, salah satunya adalah kanker tenggorokan.

Kanker tenggorokan mempengaruhi satu atau lebih bagian tenggorokan. Apa saja gejala kanker ini? Simak penjelasan lengkapnya di bawah ini: Jenis-Jenis Kanker Tenggorokan

Kanker tenggorokan biasanya terjadi pada laring atau orofaring. Namun, bisa juga menyerang bagian tenggorokan lainnya. Berikut ini adalah beberapa jenis kanker tenggorokan: 1. Kanker Tenggorokan

Kanker laring adalah kanker tenggorokan. Kanker ini lebih banyak menyerang pria dibandingkan wanita dan biasanya menyerang orang berusia di atas 55 tahun, seperti dikutip dari Cleveland Clinic. 2. Kanker orofaring

Kanker orofaring menyerang bagian tenggorokan di belakang mulut. Seperti halnya kanker tenggorokan, kanker ini lebih sering terjadi pada pria. Kanker orofaring biasanya menyerang orang berusia 63 tahun ke atas. 3. kanker hipofaring

Selain dua jenis kanker tenggorokan yang umum tersebut, ada juga kanker hipofaring. Kanker ini menyerang bagian tenggorokan di atas kerongkongan dan trakea (trakea). 4. Kanker nasofaring

Kanker nasofaring merupakan kanker langka. Kanker ini menyerang bagian tenggorokan di belakang hidung. 5. kanker supraglotis

Kanker supraglotik dimulai di bagian atas laring. Hal ini mempengaruhi epiglotis, tulang rawan yang mencegah makanan masuk ke tenggorokan. 6. Kanker glotis

Kanker glotis menyerang pita suara. Pita suara terletak di tengah-tengah laring. Lebih dari separuh kanker tenggorokan dimulai dari sini. 7. kanker subglotis

Menurut Mayo Clinic, kanker ini bermula dari dasar pita suara, tepat di bawah pita suara. Sekitar 5% kanker tenggorokan dimulai dari sini.Gejala Kanker Tenggorokan

Gejala kanker tenggorokan tergantung pada jenisnya. Namun, beberapa gejala umum kanker ini adalah: Sakit tenggorokan selama lebih dari dua minggu Nyeri atau kesulitan menelan makanan Perubahan suara, seperti suara serak selama lebih dari dua minggu Adanya benjolan di bagian belakang tenggorokan atau mulut Sakit telinga selama lebih dari dua minggu Mata, rahang, tenggorokan, atau leher Bengkak tanpa sebab yang jelas Penurunan berat badan Penyebab Kanker Tenggorokan

Kanker tenggorokan terjadi ketika faktor-faktor tertentu menyebabkan susunan genetik sel-sel tenggorokan berubah. Perubahan tersebut mengubah sel tenggorokan yang sehat menjadi sel kanker yang tumbuh dan berkembang biak.

Para peneliti masih menyelidiki apa yang menyebabkan perubahan tersebut. Namun, ada beberapa aktivitas dan kondisi medis yang meningkatkan risiko kanker tenggorokan. Mengutip dari website Klinik Cleveland dan RSUD Sudirman Kabupaten Cobmen, berikut bunyinya:

1. Merokok atau menggunakan produk tembakau. Penggunaan tembakau merupakan faktor risiko terbesar terjadinya kanker kepala dan leher, termasuk kanker laring.

2. Minum lebih dari yang seharusnya. Para peneliti telah mengaitkan kanker laring dan faring dengan konsumsi alkohol berlebihan.

3. Menderita human papillomavirus (HPV). HPV merupakan penyebab penyakit menular seksual dan juga meningkatkan risiko kanker tenggorokan. HPV dapat menular melalui seks oral.

4. Asupan mineral tidak mencukupi

Asupan buah dan sayur yang tidak mencukupi dapat memicu kanker tenggorokan. Pasalnya, buah dan sayur mengandung vitamin dan mineral yang dibutuhkan tubuh, termasuk pencegah kanker

5. Kesehatan gigi yang buruk

Jika kesehatan gigi Anda tidak terjaga dengan baik, Anda rentan mengalami masalah gusi atau penyakit periodontal. Penyakit periodontal dikaitkan dengan kejadian kanker esofagus, menurut sebuah penelitian di Journal of Cancer Research.

Berikut penjelasan tentang kanker tenggorokan, mulai dari jenis, gejala, dan beberapa faktor risikonya. Jika Anda mengalami salah satu gejala di atas, segera dapatkan bantuan medis. Tonton video “Vidi Ardiano menerima pengobatan kanker ginjal di Thailand” (line/line)

Dilarang Dijual Sementara Oleh Kemenkes, Ini 6 Obat Sirup yang Paling Sering Dibeli di Apotek

Edison Avenue – Kementerian Kesehatan Indonesia (Kemenkes) telah mengeluarkan instruksi kepada seluruh apotek untuk menghentikan sementara penjualan obat beracun. Hal ini dilakukan menanggapi dugaan belakangan ini bahwa penggunaan sirup parasetamol disebut dapat menyebabkan gangguan ginjal serius pada anak.

Perintah larangan penggunaan tarian ini tertuang dalam seri (SE) Kementerian Kesehatan Nomor SR.01.05/III/3461/2022. Dia mengklarifikasi bahwa apotek akan dilarang sementara menjual sirup obat di dalam negeri jika ada kasus penyakit.

“Setiap apotek untuk sementara tidak menjual obat bebas dan/atau membatasi obat bebas seperti gula kepada masyarakat sampai ada pengumuman resmi dari Pemerintah sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan,” tulis Kementerian. . SE Health ditemukan Edison Avenue, Rabu (19/10/2022).

Penggunaan dan penjualan sendok ini kini dilarang. Pasalnya, para orang tua kerap menggunakan jus manis untuk mengobati anaknya yang sakit.

Jika tidak, orang tua akan mudah menemukan sirup obat di berbagai apotek. Di bawah ini daftar sirup obat yang biasa dijual di apotek. Pencitraan medis. [Envato]

1. Sirup Parasetamol Sanmol

Sirup Sannol Paracetamol merupakan produk yang sering dibeli orang tua saat anaknya sakit. Obat ini biasanya digunakan jika anak mengalami demam atau menggigil setelah disuntik. Menurut resepnya, jenis ini biasanya diminum 3-4 kali sehari.

2. Tempra Parasetamol

Sirup toko obat yang paling umum tersedia adalah Tempra Paracetamol. Obat ini mengandung bahan aktif paracetamol yang dapat menurunkan demam saat demam. Selain itu, obat ini juga sering digunakan untuk meredakan nyeri akibat pertumbuhan gigi. Jangan melebihi 5 kali sehari setelah makan.

3. Panadol Anak

Panadol Anak merupakan antibiotik yang sering dibeli di apotek. Obat ini sering digunakan sebagai pereda nyeri, penurun demam, sakit gigi, dan growth spurt. Panadol Anak-anak bebas alkohol. Obat ini diminum tidak lebih dari 5 kali sehari dengan selang waktu 4 jam.

4. Sirup Pamol

Sirup pamol mengandung parasetamol yang diduga efektif mengatasi demam tinggi. Namun penggunaan obat ini tidak boleh berlebihan karena dapat menyebabkan diare, mual, muntah, dan sakit perut.

5. Sirup termorex

Sirup Termorex mengandung paracetamol yang dipercaya dapat menurunkan demam pada anak. Biasanya satu sendok makan untuk makan dan ditujukan untuk anak usia 1-2 tahun.

6.Hufagripp TMP

Obat ini mengandung ibuprofen yang dipercaya efektif menurunkan demam pada anak. Sebaliknya, penggunaan obat ini diperkirakan dapat meredakan nyeri sedang, sakit gigi, dan sakit kepala. Obat ini digunakan 3-4 kali sehari tergantung usia anak.

Ini adalah obat yang biasanya dibeli di apotek. Namun karena menari ditengarai menjadi penyebab masalah ginjal yang serius, Kementerian Kesehatan menyarankan untuk tidak mengonsumsinya untuk saat ini.

6 Jenis Obat Sariawan di Mulut agar Cepat Sembuh

Jakarta –

Ulkus aphthous adalah ulkus kecil dan dangkal yang muncul pada selaput lendir mulut. Ukuran kankernya kurang dari 1 milimeter dan diameter ½ inci hingga 1 inci.

Kanker menyebabkan rasa sakit dan ketidaknyamanan pada mulut, yang membuat kita sedih. Namun, ada beberapa pengobatan rumahan yang bisa kita lakukan untuk meringankan rasa sakit dan mencoba menyembuhkannya.

Misalnya dengan meminum suatu obat, baik yang hanya dijual di apotek atau menggunakan resep dokter. Lihat daftar obat kanker pada Daftar obat untuk pengobatan kanker

Informasi dari situs medis WebMD, ditinjau oleh Robert Brennan, DDS dan My Clevelandclinic, mencakup beberapa pilihan medis untuk mengobati kanker. Dokter mungkin merekomendasikan salah satu pengobatan berikut: 1. Obat kumur

Obat kumur dapat digunakan untuk mengobati kanker. Secara khusus, obat-obatan tersebut termasuk deksametason, hidrogen peroksida dan klorheksidin.

Anda juga bisa berkumur dengan mencampurkan garam dan soda kue dengan air hangat. Kemudian bilas mulut.2. Milaka o Magnesia (Susu Magnesia)

Anda bisa mengoleskan sedikit susu pada kapas. Kemudian sentuh bagian lembut kanker.3. Obat oral

Obat-obatan seperti obat maag sukralfat (Carafate) dan obat radang sendi colchicine (Mitigare) juga dapat membantu mengobati maag. Selain itu, dokter mungkin akan memberikan Anda pil steroid. Antibiotik

Antibiotik seperti Doxycycline dapat digunakan untuk mengobati kanker. Namun obat ini biasanya dianjurkan bagi mereka yang menderita kanker kambuhan.5. Minyak Kortikosteroid

Salep kortikosteroid yang dijual bebas antara lain fluocinonide, beclomethasone, atau hydrocortisone hemosuccinate.6. Anestesi topikal

Obat-obatan yang dijual bebas seperti benzokain dapat membantu meredakan nyeri. Fungsi utama gel benzokain adalah untuk mengobati dan meredakan nyeri pada mulut, serta meredakan nyeri ringan dan iritasi pada mulut dan tenggorokan. Berapa lama penyembuhan penyakit kanker?

Biasanya kanker akan membaik dalam beberapa hari. Saat ini, kanker akan sembuh dalam waktu 2 minggu meski tanpa pengobatan.

Jika Anda mengalami ruam yang berlangsung lebih dari 2 minggu, segera temui dokter.

Untuk kanker yang disebabkan oleh kekurangan nutrisi, dokter mungkin akan meresepkan vitamin atau suplemen tertentu untuk membantu proses penyembuhannya.

Saat ini, bagi mereka yang menderita kanker parah, dokter dapat melakukan kauterisasi (pembakaran pada jaringan yang terkena).

Prosedur ini membantu mensterilkan area kanker sekaligus mengurangi rasa sakit dan mempercepat penyembuhan. Saksikan video “Strategi BKKBN Capai 14%” (khq/inf)

8 Pakar Pangan Sebut Air Galon Kemasan Polikarbonat Aman Dikonsumsi

Edison Avenue – Setidaknya 8 pakar teknologi, keamanan pangan, dan kimia dari universitas ternama Indonesia menyatakan air minum kemasan berukuran satu galon polikarbonat (PC) masih aman dikonsumsi masyarakat. Menurut mereka, bahan baku kemasan galon PC aman untuk air minum dalam kemasan yang dapat digunakan kembali. Pakar Teknologi Polimer/Produk Plastik sekaligus Kepala Laboratorium Teknologi Green Polymer Fakultas Teknologi Universitas Indonesia (FTUI), asoc. Profesor Mochamad Chalid, S.Si., M.Si.Eng., membenarkan hal tersebut.

Sementara itu, pakar teknologi pangan IPB Dr Eko Hari Purnomo menegaskan, kandungan BPA dalam satu liter air minum dalam kemasan PC tidak membahayakan kesehatan. PC yang mengandung BPA hanya digunakan untuk galon air minum karena sifatnya yang keras, kaku, transparan, mudah dibentuk, dan relatif tahan panas. “Berdasarkan data yang ada, penggunaan kemasan galon jenis ini tidak menimbulkan banyak risiko kesehatan, khususnya dari segi BPA. “Khusus produk berbahan dasar air kemungkinannya sangat kecil mengingat BPA tidak larut dalam air. Kata Eko. Menurut saya, hasil penelitian, informasi dari galon non PC diambil oleh masyarakat yang masih mempertanyakan bahaya BPA pada galon PC. Sementara berbagai penelitian menunjukkan bahwa migrasi BPA dari galon PC ke minuman, khususnya air, masih jauh di bawah batas migrasi yang diperbolehkan, ujarnya. Beliau merupakan ahli kimia dan polimer di Institut Teknologi Bandung. ITB), Ahmad Zainal Abidin menegaskan BPA dan PC merupakan dua hal yang berbeda. Banyak orang yang salah memahami bahan kemasan plastik PC dan BPA sebagai prekursornya.

Menurutnya, BPA memang ada dalam proses pembuatan plastik PC.

Syaefudin, PhD, guru besar biokimia Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Institut Pertanian Bogor (IPB), mengungkapkan bahwa bisphenol-A (BPA) yang tidak sengaja dikonsumsi konsumen dalam kemasan makanan, akan dikeluarkan kembali dari dalam tubuh. Menurutnya, BPA diubah menjadi senyawa lain di hati sehingga lebih mudah dikeluarkan melalui urin.

“Jika tubuh kita tidak sengaja mengonsumsi BPA, misalnya dari air minum kemasan yang mengandung BPA, maka akan dikeluarkan kembali. Ada proses glukuronidase di hati dimana ada enzim yang mengubah BPA menjadi senyawa lain yang mudah dihilangkan oleh tubuh. buang air kecil,” katanya.

Selain itu, kata Syaefudin, BPA sebenarnya memiliki waktu paruh biologis. Artinya, ketika misalnya 10 unit BPA masuk ke dalam tubuh, hanya tersisa 5 unit dalam 5 hingga 6 jam.

“Separuhnya lagi dikeluarkan dari tubuh. Artinya yang menjadi racun di dalam tubuh justru berkurang,” ujarnya.

Pakar teknologi pangan sekaligus Guru Besar Ilmu dan Teknologi Pangan IPB, Profesor Dedi Fardiaz, mengatakan perpindahan bahan kontak pangan ke produk pangan diatur dalam Peraturan BPOM Nomor 20 Tahun 2019 tentang Kemasan Pangan.

Peraturan tersebut mengatur bahwa label tanpa bahan kontak pangan harus dibubuhkan tidak hanya pada kemasan PC yang mengandung BPA, tetapi juga pada produk lain seperti peralatan makanan dan minuman melamin, kemasan pangan plastik polistiren (PS), timbal (Pb). ) kemasan pangan, kemasan pangan berbahan dasar kadmium (Cd), kromium VI (Cr VI), merkuri (Hg), senyawa polivinil klorida (PVC) ftalat, kemasan pangan polietilen tereftalat (PET), kemasan pangan kertas dan karton berbahan senyawa ftalat seperti Bien. Ia mengatakan, khususnya terkait BPA, BPOM telah menetapkan satuan ukuran keamanan pangan yang sama dengan lainnya, yaitu TDI (tolerable daily intake), sesuai dengan ketentuan Peraturan Nomor 20 Tahun 2019 tentang Kemasan Pangan BPOM. Batas maksimal migrasi BPA adalah 0,6 ppm (bpd, mg/kg), menurut Dedi. Pertengahan tahun lalu, BPOM juga menjalankan tes migrasi BPA di AMDK di PC dan menemukan hasilnya sangat buruk jika dibandingkan. persyaratan kadar air.

Artinya, relatif aman, ujarnya. Dr. Nugraha E. Suyatma, STP, DEA, dosen master dan peneliti Departemen Ilmu Pangan dan Makanan. Teknologi IPB, juga tidak sependapat dengan pihak yang menyatakan bahwa air minum dalam kemasan galon PC berbahaya bagi kesehatan. Galon tersebut sudah diuji residu BPA sebelum didistribusikan, katanya. Migrasi juga sudah diuji pabrik dan sudah memenuhi makanan. standar keamanan.

“Galon air polikarbonat relatif aman digunakan dan tidak perlu diberi label bebas BPA,” ujarnya. Prof Ir. Ahmad Sulaeman, MS, C.Ht, Guru Besar Keamanan Pangan dan Gizi Fakultas Ekologi Manusia (FEMA) Institut Pertanian (IPB) Bogor mengatakan, ditampilkannya logo daur ulang dengan nomor dan nama bahan kemasan di bagian bawah kemasan botol minuman saat ini benar-benar aman dan tidak perlu mencantumkan label bebas BPA. Wakil Ketua Codex Alimentarius Commission (CAC), Prof Ir. Purwiyatno Hariyadi, M.Sc, yang juga peneliti senior di Seafast Center LPPM IPB, mengatakan peraturan keamanan pangan bersifat diskriminatif yang hanya berlaku pada produk tertentu, tidak peraturan yang baik. prinsip. Menurutnya, hal ini bisa mengakibatkan tujuan kebijakan yang dibuat tidak tercapai. Menurut Purwiyatno, penelitian yang dilakukan hanya terhadap produk saja tidak cukup untuk membuktikan bahwa produk tersebut berbahaya bagi kesehatan.

“Ketika kita berbicara tentang risiko keamanan pangan, pertanyaannya bukan apakah ada bahaya, dalam hal ini BPA, dalam produk tersebut, namun berapa banyak BPA yang terpapar pada masyarakat,” jelasnya.

Survei: 5 dari 10 Orang Indonesia Memiliki Perilaku Makan Emosional, Jangan Heran Jadi Gampang Stres

Edison Avenue, Jakarta – Bertepatan dengan Hari Gizi Nasional 2024, Health Collaborative Center (HCC) mengumumkan hasil survei terbaru tentang perilaku makan masyarakat Indonesia.

Survei bertajuk Mindful Eating Study melibatkan 1.158 responden dari 20 wilayah Tanah Air dan mengungkapkan bahwa 47 persen atau lima dari 10 masyarakat Indonesia memiliki perilaku makan emosional yaitu kebiasaan menggunakan makanan sebagai cara mengekspresikan emosi untuk diatasi dan dikendalikan. , bukan karena kebutuhan nutrisi. .

Menurut pendiri dan ketua tim peneliti HCC, Dr Ray Wagiu Basrowi MKK FRSPH, data tersebut menunjukkan bahwa mayoritas responden memiliki perilaku makan emosional yang meningkatkan risiko stres dan dapat mengganggu asupan gizi seimbang sehingga berpotensi menyebabkan malnutrisi. ketidakseimbangan dan masalah kesehatan mental.

Meskipun jumlah orang dengan perilaku makan yang baik (makan secara sadar) sebanding, namun temuan survei menunjukkan bahwa orang dengan perilaku makan emosional memiliki risiko 2,5 kali lipat mengalami stres sedang dan berat.

Ray melanjutkan, perilaku makan emosional dapat menimbulkan dampak negatif, antara lain potensi gangguan kejiwaan, asupan nutrisi yang tidak memadai, dan penurunan sistem kekebalan tubuh.

“Pada kasus yang lebih parah atau pemakan yang sangat emosional, disarankan untuk berkonsultasi dengan psikolog dan ahli gizi medis untuk memperbaiki perilaku dan status gizinya,” kata dr Ray Wagiu Basrowi dalam diskusi baru-baru ini.

Ray yang juga dosen Kedokteran Kerja dan Komunitas FKUI kemudian menambahkan fakta lain dari survei yang menunjukkan bahwa sekitar 49 persen orang dengan pola makan atau perilaku emosional berusia di bawah 40 tahun, terutama perempuan, berisiko mengalami penyakit ganda. pemakan emosional.

Selain itu, sekitar 60 persen penderita emosional feeding mengikuti pola diet tertentu dan cenderung ekstrem, seperti diet keto, intermittent fasting, dan diet golongan darah.

Pria yang juga menjabat Sekretaris Jenderal Komunitas Gastronomi Indonesia (IGC) ini menekankan perlunya analisis lebih lanjut dan edukasi komprehensif mengenai pola dan perilaku makan yang baik.

Menurut Ray, tingginya angka emosional eater di Indonesia dilihat sebagai akibat dari perubahan pola dan perilaku makan yang dipengaruhi oleh gaya hidup, tekanan sosial, dan informasi tidak memiliki dasar ilmiah yang tersebar melalui media sosial.

Oleh karena itu, HCC merekomendasikan pentingnya pendidikan, konseling dan promosi kesehatan yang komprehensif mengenai pola makan dan perilaku yang benar. Promosi kesehatan harus lebih dari sekedar isi dan jenis pangan serta kandungan gizinya, tetapi juga harus memperhatikan aspek perilaku makan.

“Tujuan utamanya adalah masyarakat memiliki perilaku makan yang sadar dan tidak stres atau emosi, sehingga dampak kesehatan dari nutrisi yang dikonsumsi lebih optimal dan pada akhirnya berdampak positif pada kesehatan mental,” tutupnya.

10 Cara Memutihkan Gigi Secara Alami, Salah Satunya dengan Siwak

Jakarta –

Memiliki gigi yang putih dan bersih tentunya menjadi dambaan hampir semua orang. Ini tidak hanya memengaruhi kesehatan Anda, tetapi juga penampilan Anda saat bertemu orang lain.

Gigi yang mulai menguning memang membuat sebagian orang merasa kurang percaya diri. Untuk bisa menjadi putih kembali, banyak orang yang rela merogoh kocek jutaan rupee.

Padahal, Anda bisa memutihkan gigi hanya dengan menggunakan bahan-bahan alami. Apa sajakah bahan-bahan tersebut? Baca penjelasan lengkapnya di artikel Cara memutihkan gigi secara alami ini

Banyak orang mulai khawatir ketika giginya mulai menguning. Sebab mereka khawatir gigi kuning akan sulit dihilangkan. Sebenarnya permasalahan tersebut bisa diatasi dengan menggunakan berbagai bahan herbal.

Mengutip dari berbagai sumber, berikut cara memutihkan gigi secara alami. Siwak

Cara yang pertama adalah dengan menggunakan siwak. FYI, siwak sudah lama dikenal bisa membersihkan gigi. Selain itu siwak juga bermanfaat untuk memutihkan gigi secara alami.

Caranya cukup sederhana, yaitu dengan menggosokkan batang siwak secara merata pada seluruh bagian gigi. Lakukan ini 2-3 kali sehari untuk hasil maksimal.2. Soda

Menurut Healthline, cara selanjutnya adalah dengan menggunakan baking soda. Bahan-bahan yang biasa digunakan untuk membuat kue ini mampu memutihkan gigi dan membunuh bakteri di mulut lho.

Sayangnya, diperlukan penelitian lebih lanjut untuk membuktikan efektivitas baking soda. Namun banyak produk pasta gigi yang mengandung baking soda yang disebut-sebut dapat meningkatkan kesehatan gigi dan memutihkannya.

Caranya juga sederhana, yaitu ambil baking soda secukupnya dan gosokkan pada gigi. Diamkan selama kurang lebih. 3-5 menit, lalu bilas mulut Anda dan buang.3. Papaya

Buah ini dipercaya dapat membantu memutihkan gigi. Menurut penelitian tahun 2020, pepaya mengandung enzim papain dan bromelain yang berpotensi memutihkan gigi.

Namun, diperlukan lebih banyak penelitian untuk mengungkap manfaat enzim ini. Menyikat gigi dengan potongan buah juga tidak disarankan, karena dikhawatirkan asam pada buah tersebut akan memperburuk warna gigi. 4. Sol

Bumbu masakan ini memiliki sifat antibakteri yang efektif mengatasi kerusakan gigi dan menjaga kesehatan mulut. Selain itu, garam juga bisa menjadi solusi pemutihan gigi alami.

Caranya sederhana, cukup campurkan sedikit garam ke dalam gelas berisi air dan tunggu hingga larut. Setelah itu berkumurlah selama 10-15 detik dan keluarkan airnya. Untuk hasil maksimal, lakukan 2-3 kali sehari.5. Jeruk lemon

Lemon memiliki sifat asam yang dapat membunuh bakteri penyebab gigi kuning. Selain itu, kandungan PH-nya yang seimbang mampu menjaga kesehatan rongga mulut dan gigi. Namun, penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengungkap khasiat pemutih gigi dari lemon.

Untuk menggunakannya, ambil lemon segar, potong dan peras dengan baik. Selanjutnya, campurkan air perasan lemon dengan 1 sendok teh baking soda, lalu campurkan dan gosokkan campuran tersebut pada gigi yang kuning. 6. Daun sirih

Selain sivak, daun sirih sudah lama digunakan untuk membersihkan gigi secara alami. Soalnya, kandungan daun sirih bisa membantu membasmi bakteri penyebab gigi berlubang sekaligus memutihkan gigi.

Caranya, ambil 1-2 lembar daun sirih segar lalu gosokkan secara merata pada gigi. Cara lainnya adalah dengan merebus daun sirih lalu menggunakannya sebagai obat kumur. Jeruk nipis

Selain lemon, jeruk nipis juga bisa digunakan untuk membersihkan gigi kuning. Pasalnya jeruk nipis memiliki sifat antibakteri yang mampu menghilangkan bakteri penyebab kerusakan gigi dan bau mulut. Namun, penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengungkap efeknya.

Cara penggunaannya cukup dengan mengoleskan jeruk nipis pada gigi. Selain itu, Anda juga bisa berkumur dengan air jeruk nipis segar. 8. Kulit pisang

Mengutip Pleasant Family Dentistry, kulit pisang ternyata bisa digunakan untuk memutihkan gigi. Sayangnya, belum ada penelitian lebih lanjut yang mengungkap manfaat tersebut. Meski begitu, tidak ada salahnya mencoba karena kulit pisang tidak mengandung bahan kimia.

Caranya sangat sederhana, cukup ambil kulit pisang segar lalu gosokkan secara merata ke seluruh gigi. kulit jeruk

Jika Anda tidak punya pisang, Anda bisa menggunakan kulit jeruk untuk memutihkan gigi. Namun, sama halnya dengan kulit pisang, belum ada penelitian lebih lanjut yang membuktikan hal tersebut.

Caranya juga sama, cukup ambil kulit jeruk segar lalu oleskan secara merata pada gigi. Stroberi

Cara memutihkan gigi yang terakhir adalah dengan mengonsumsi buah strawberry. Buah berwarna merah ini mengandung asam malat yang dikenal dapat menjaga gigi tetap sehat dan putih bersih. Penyebab gigi kuning

Ada banyak faktor yang menyebabkan gigi kuning. Menurut situs Medical News Today, berikut beberapa alasannya: Kebiasaan minum teh dan kopi Malas menyikat gigi, terutama di pagi dan sore hari Terlalu banyak makan yang manis-manis. Asupan alkohol Merokok Sering meminum minuman berkarbonasi atau minuman dengan suplemen nutrisi. penyakit

Itulah 10 cara memutihkan gigi secara alami dan penyebab gigi kuning. Semoga artikel ini dapat membantu para pendeteksi. Saksikan video “Reaksi RSHS Bandung terhadap pasien virus yang gigi bungsunya dicabut” (ilf/fds)